Kraca, Kuliner Khas Purwokerto Saat Ramadhan

 

 

Letspaw.com – Kraca atau keong selama ini memang dinilai sebagai hama tanaman padi. Tetapi, lain lagi bila di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, kraca atau keong ini malah diolah untuk dijadikan sebagai menu makanan yang difavoritkan.

Apalagi saat bulan puasa, sayur kraca merupakan salah satu menu yang dicari untuk berbuka puasa. Kraca merupakan sebutan untuk jenis keong yang lebih kecil. Keberadaannya tidak sebanyak keong emas serta dagingnya lebih sedikit sehingga disebut sebagai kraca.

Seorang penjual sayur kraca bernama Rusmiati yang merupakan warga Purwokerto Timur ini mengatakan cara pengolahan keong tidaklah rumit. Dia memberi tahu rahasia cara memasang kraca itu.

“Keong dipecahkan ujung cangkangnya untuk membuang kotoran. Lalu direndam semalam agar lendirnya bersih. Setelah itu baru direbus, ditiriskan, kemudian direbus lagi dengan mencampurkan bumbu-bumbu” ungkap Rusmiati.

Rasa sayur kraca hampir sama dengan masakan kerang. Dengan bumbu kuah pedas, kraca banyak digemari sebagai makanan yang dimakan dengan cara digadu setelah berbuka puasa atau setelah sholat tarawih.

Cara memakannya hanya dengan menghisap bagian cangkangnya secara langsung atau mengorek daging kraca mengunakan tusuk gigi. Cara tersebut akan menambah sensasi saat mengkonsumsi kraca yang sudah puluhan tahun menjadi kuliner khas Ramadhan di Purwokerto.

Leave a Reply

Your email address will not be published.*

*